logo


Artikel

Di filem terbaru Adam Curtis, berjudul HyperNormalisation (2016), mesin pengendali informasi itu bernama ‘Perception Management’. Mesin ini memiliki seperangkat instrumen yang berb
Gambaran kematian pada filem The Death of Louis XIV ini menjadi semacam banalitas kematian itu sendiri, khususnya terkait dengan gambaran kematian dari sang raja yang dikenal mener
Jonas Mekas memiliki gairah dan intensitas yang tinggi terhadap gambar bergerak; hal itu membuat sosok yang telah mendapatkan banyak sekali penghargaan bergengsi dunia ini—termasuk
Pada Jumat, 29 September 2017, Yosep Anggi Noen sampai di Forum Lenteng dengan naik komuter dari kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Sebelum memberi materi kuliah santai, tim Jurn
Bidikan-bidikan dalam Depth of Field adalah mise en abyme dari image-image yang jalinannya berasal dari salinan-salinan sudut kota yang muncul berulang kali secara ‘rekursif’, atau
Baik sutradara maupun aktor berusaha sedemikian rupa tidak menyimpang dari ide semula, tapi dengan cara sendiri menyampaikan kepada penonton, hingga penonton memahami ide semula it
Filem itu disebut-sebut sebagai filem pertama yang dibuat oleh orang “asli” Indonesia. Perusahaan filem yang dibentuknya, Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini) juga disebut-
Carroll menyatakan bahwa gabungan dari teori “creationist” Arnheim, realisme ala Bazin, dan teori filem kontemporer adalah esensialisme. Menurut Carroll, esensialisme merupakan kon
Lewat Turah, Wisnu dengan cerdas menyederhanakan spektrum sikap politik ini melalui aktivitas-aktivitas kunci pada adegan yang mempertemukan Turah dan Jadag.
Suara sebagai sesuatu yang otonom, pada dasarnya memiliki tingkat kontingensi dan kebersituasian yang cukup tinggi, karena suara secara an sich memiliki “daya visual”-nya sendiri y
Namun ketimbang difungsikan untuk membangun bentuk filem, gerakan kamera cenderung lebih banyak digunakan untuk menjaga keseimbangan dan harmoni subyek maupun obyek dalam bingkai s
Sebuah catatan penting dalam perpindahan dua dimensi dramaturgi yang mampu kita pelajari di pertunjukan Fever Room adalah bagaimana konstanta-koeksistensi manusia dengan kecenderun